Sabtu, 12 Desember 2009

Sinopsis The Great Queen SeonDeok eps. 29

Sinopsis Queen Seondeok Episode 29


Deok Man: Mi Shil!
Deok Man tersenyum pada Mi Shil yang ternganga. Skak Mat!

Mi shil shock dengan kemunculan Deok Man dan ia merasa dipecundangi. Ratu Maya mengenali Deok Man saat Raja bertanya kebenarannya. Putri Man Myeong menyatakan bahwa orang yang akan membawa era baru di Gyerim tidak lain adalah Deok Man sesuai ramalan. Ratu Maya menyatakan bahwa itu adalah putrinya Deok Man.

Mi shil terlihat seperti akan kena stroke saat sinar matahari bersinar sempurna dan rakyat bersorak gembira. Bi Dam tergetar melihat Deok Man. Kemudian Al Cheon dan Kim Yu shin muncul sebagai pendamping Deok Man. Al Cheon dan Kim Yu Shin menyatakan bahwa orang di depan mereka adalah yang akan membawa era baru, orang yang telah diramalkan oleh leluhur mereka, bintang Gaeyang. Rakyat bersorak dengan deklarasi ini dan didukung oleh Yonghwa Hyangdo dan bahkan Wyol ya dan Seo Ji. sementara kubu Mi shil terlihat putus asa. Mi shil tercekat marah.

Putri Man Myeong berkata ia benar saat mengatakan Deok Man adalah bintang Gaeyang yang diramalkan dan Ratu Maya juga membenarkannya, bahwa Deok Man adalah bintang Gaeyang dan keturunan Seonggol dari Silla. (Tirza: I love u moms..) Mi shil tahu dan tidak percaya sudah jatuh dalam tipuan Deok Man dengan menggunakan gerhana matahari. Mi shil berlutut dengan lemah dan merasa kebas, ia "takut". Mi Shil berusaha bangkit tapi terjatuh kembali di kursinya dan ia dengan perlahan berdiri.

Seo Ji yang berada di tengah kerumunan bertanya pada Raja untuk menjelaskan pada mereka apa yang terjadi sebenarnya saat Putri Baginda lahir. Apa Raja benar memiliki putri kembar. Kemudian Joo Bang menambahkan saat rasi bintang Biduk terpecah menjadi 2, apa ada kelahiran Putri kembar dalam istana dan apa benar itu Deok Man. Go Do berteriak pada Raja untuk menjawab pertanyaan rakyat dan mereka menggerakkan massa untuk berseru pada Raja. (Tirza: provokator nich ceritanya...). Saat itu, popularitas Mi Shil sudah jatuh. Bi dam menambahkan, ia juga ingin tahu.

Ratu Maya mengambil kesempatan dan berdiri menghampiri Deok Man. Raja melihat mereka. Ratu Maya mendekati Deok Man dengan kehangatan seorang ibu dengan menggenggam tangan Deok Man dengan penuh kerinduan. Kim Yu shin dan Al Cheon merasa senang. Ratu Maya membawa Deok Man ke hadapan rakyat. Ratu berkata saat Rasi Bintang Biduk menjadi 8, hari saat bintang Gaeyang pecah menjadi 2, dia melahirkan putri Cheon Myeong. Beberapa saat kemudian, ia mengalami kontraksi lagi dan melahirkan putri yang lebih muda, Deok Man. Saat itu ramalan Raja Bakhyeokgeose tidak lengkap sehingga mereka takut kehilangan putrinya dan terancam kehilangan kedudukan sebagai Ratu, dia juga takut akan membahayakan Raja. Akhirnya ia memberikan putrinya kepada pelayan setianya untuk diselamatkan. Dan karena ketidak mengertian-nya, ia bertindak tidak adil pada putrinya. Akhirnya dia harus kehilangan ketiga putranya dan bahkan putri Cheon Myeong. Ratu Maya terjatuh karena terlalu sedih dan Deok Man memeluk ibunya.

Rakyat sangat terharu dengan pengakuan Ratu Maya. Mereka merasa Ratu sudah menderita. Bi Dam tersenyum karena mereka memenangkan rakyat. Ha Jong menyadarkan ibunya, apa Mi shil hanya akan berdiri dan diam saja. Mi shil terdiam. Se Jong juga berkata mereka tidak dapat melakukan apa2. Mi saeng berkata, saat ini mereka harus mengaku bahwa mereka telah dikalahkan. (Tirza: well, at least Mi Saeng is honest.)

Ratu Maya melanjutkan, sebagai ibu negara ia telah berdosa karena menipu rakyat, Ratu minta rakyat menghukumnya sehingga semua akan kembali normal, sehingga ramalan mengenai era baru akan terpenuhi melalui Deok Man. Ratu minta rakyat menerima Deok Man sebagai Putri Kerajaan Silla. Rakyat menyetujui pengangkatan Deok Man sebagi Putri dan permohonan tulus Ratu. (Tirza; wow..andai kita punya ibu negara seperti Ratu Maya...)

Raja Jinpyeong memutuskan bergabung bersama isteri dan putrinya untuk menghadapi rakyat. Bi Dam berkata ia menyukai apa yang ia lihat dari Deok Man. Rakyat membungkuk saat Raja mulai berbicara dan meminta agar rakyat memafkan dirinya dan juga Ratu karena tidak bijaksana. Semua adalah kesalahannya dan meminta rakyat memaafkannya. (Tirza: maaf adalah kata2 yang jarang kita dengar dari penyelenggara negara kita..sigh..) Raja juga minta maaf terlebih pada putrinya, Deok Man. Deok Man melihat ibunya yang mengangguk. Deok Man dengan perlahan mengulurkan tangannya pada Raja Jinpyeong dan menggenggam tangan ayahnya. Untuk pertama kalinya Raja merasakan kehangatan tangan putrinya.

Raja mengangkat tangan Deok Man untuk memproklamirkan pada langit dan bumi dan pada seluruh bangsa bahwa ini adalah putrinya Deok Man, Putri Kerajaan Silla. Rakyat bersorak..! Panjang umur untuk Putri Deok Man, bahkan Bi Dam bersorak di tiangnya. Kim Seo Hyeon, Putri Man Myeong dan Kim Yong Chu juga bergabung dan bersorak.

Al Cheon telihat senang, tapi Yu Shin benar2 sudah kehilangan Deok Man. Deok Man melihat kepada Mi shil dan Deok Man tersenyum. Seok Bum kecewa dengan hasilnya dan sekarang cemas karena kekalahan mereka. Para hwarang yang menahan So Hwa sekarang bingung karena So Hwa akan menjadi pengasuh resmi Putri Deok Man. So Hwa sudah berganti baju dan lukanya sudah dirawat. Tabib berkata So Hwa kondisinya tidak sehat. Tabib akan melakukan yang terbaik. Para Hwa Rang memohon agar tabib melakukan yang terbaik.

Bi Dam masih merasa senang dengan kemenangan Deok Man atas Mi shil. Al Cheon menegurnya agar bersikap sopan dan formal pada Deok Man. Bi Dam berkata ia akan mengikuti protokoler saat bertemu lagi dengan Deok Man. Kim Yu shin berkata Deok Man tidak mengatakan yang sebenarnya bahkan pada Bi Dam. Ia ingin menipu Mi Shil, itu sebabnya ia menipu mereka. Al Cheon memuji strategi Deok Man. Yu Shin berkata Mi Shil gagal melihat Deok Man adalah penggagas strategi ini. Bi Dam mengakui Deok Man benar2 hebat.

Ratu membantu Deok Man berpakaian dan berdandan sebagai Putri. Ratu mengagumi kecantikan Deok Man. Ratu menyisir rambut Deok Man dan berkata andaikata Deok Man dapat tumbuh bersama Cheon Myeong, mereka pasti sangat dekat. Tapi Cheon Myeong tidak dapat melihatnya. Deok Man teringat saat terakhir mereka bertemu. Ratu Maya berjanji dengan menggenggam tangan Deok Man bahwa ia akan memberikan segalanya sebagai Putri Silla pada Deok Man. Deok Man melepaskan tangannya.

Deok Man memanggil Ratu Maya dengan panggilan Ratu dan berkata ia kembali ke Keluarga Raja bukan untuk hidup dalam kemewahan sebagai Putri Raja atau hidup dengan bahagia sebagai wanita. Deok Man sudah melepaskan itu semua sebelum ia datang ke istana. Deok Man sudah bersumpah pada Cheon Myeong kakaknya. Ratu Maya mengerti dan mengangguk tanda setuju.

Deok Man menghadap Raja Jinpyeong dan memberi salam dengan resmi. Raja memintanya duduk dan ia tidak tahu apa yang akan dikatakannya saat mereka bertemu. Raja berkata bahwa ia merasa bersalah dan tanya apa Deok Man merasa tidak adil dan menyalahkan dirinya sendiri. Deok Man mengakuinya, tentu saja kata Raja. Raja meminta Deok Man mengerti. Deok Man berkata ia mengerti, karena Raja adalah penguasa. Sebagai penguasa Raja harus melakukan apa yang telah ia lakukan.

Deok Man tahu bahwa demi kepentingan takhta, Raja berhak untuk membuang anaknya sendiri jika perlu. Itu Deok Man mengerti, tapi yang membuat ia kesal dan menyalahkan Raja atas pengorbanannya adalah Raja tidak melakukan sesuatu untuk memperkuat takhtanya dan kekuasaannya. Yang membuat Deok Man harus kehilangan kakaknya dan dia harus dibuang ke-dua kalinya. Raja berkata ada banyak hal yang membuatnya merasa sangat menyesal, bahkan dia pernah menyetujui untuk membunuh Deok Man. Deok Man berkata pada Raja, ia sebenarnya akan pergi dari Silla tapi memilih untuk kembali.

Deok Man : Aku akan mengganti dan mengambil alih posisi Cheon Myeong untuk melawan Mi Shil.

Mi Saeng "memulihkan" lukanya atas tragedi kejatuhan Mi Shil. Ha jong gelisah dan ingin melakukan kudeta militer. Se Jong mengatakan ia juga dapat mengumpulkan orang yand setia pada mereka untuk melawan. Seol Won Rang berkata bagaimana jika para bangsawan yang mendukung mereka malah akan melawannya. Se Jong yakin itu tidak akan terjadi, Seol Won memilih untuk berhati-hati. Jika mereka mengirim pasukan, mereka seperti terlihat akan memberontak dan sekarang sudah terlambat melakukannya. (benar..obati luka dan serang lagi ya bos..? ha ha)

Ha jong sangat kesal karena takhta sudah sedemikian dekat untuk mereka. Ya, begitu dekat dan begitu jauh. Mi Shil minta Se Jong untuk menyetujui pengangkatan Putri Deok Man sebagai Putri Kerajaan Silla. Se Jong kaget. Mi Shil berkata Se Jong harus memperlihatkan pada kaum bangsawan harmoni bahwa mereka bermurah hati dengan memaafkan kesalahan keluarga Raja. Mi Shil berkata bahwa mulai saat ini mereka harus mengetahui segala sesuatu mengenai Keluarga Raja. Mi Shil ingin melakukan revisi pada rasio pajak para bangsawan untuk meningkatkan kesetiaan mereka. Mi Shil minta Seol Won untuk menyelidiki pendapat kementrian yang lain.

Kim Yong Chu memberikan daftar dewan menteri yang menerima dan meragukan pengangkatan Deok Man sebagai Putri Raja Silla. Kim Seo Hyeon berkata ada kemungkinan pihak Mi Shil akan menentang pengangkatan Deok Man. Raja berkata Deok Man adalah putrinya yang hilang dan jika dewan istana tidak menyetujuinya juga, ia akan mempertaruhkan takhtanya agar Deok Man diangkat sebagai Putri. Se Jong datang menghadap.

Raja : Apakah sekarang kau akan berkata bahwa tidak mungkin mengangkat Deok Man sebagai Putri Raja ?
Se Jong : Sebaliknya Baginda, Hamba telah memerintahkan pengangkatan dan penobatan Putri Deok Man pada tanggal 5 bulan ini jam 11.00-13.00 siang. (Tirza: dapat undangannya ngga...?)

Raja heran Se Jong tidak protes tapi menyetujuinya. Se Jong berkata bahwa karena pengakuan Ratu Maya, para bangsawan merasa marah maka untuk menenangkan mereka, Se Jong minta penurunan pajak sebagai barter.

Seol Won melaporkan bahwa pengangkatan Deok Man akan dilakukan besok siang. Mi Shil tidak terlalu senang dengan detilnya, Seol Won berkata karena mereka masih berkabung maka pengangkatan Deok Man akan berlangsung sederhana. Seol Won meminta maaf pada Mi Shil. Buat apa permintaan maaf itu dan ekspresi itu? Aku adalah Mi Shil, aku tidak akan jatuh hanya karena masalah kecil ini.

Deok Man menggenggam sisir Cheon Myeong seperti jimatnya. Ratu datang dan memberi tahu mengenai pengangkatannya dan meminta Deok Man beristirahat. Mereka akan mengadakan pengangkatan dengan sederhana. Deok Man merasa tidak masalah dengan itu, karena ia ingin diangkat secepat mungkin. Ratu minta Deok Man istirahat dan pergi. Deok Man minta Cheon Myeong menyertai pertempurannya dengan Mi Shil dan berdoa agar Cheon Myeong membantu. Kakak, kita harus memulainya..aku mohon bantulah aku...aku benar2 ketakutan (Tirza: jangan berdoa pada arwah orang mati. Never ever..)

Hari Pengangkatan Deok Man sebagai Putri dan Mi shil ada di kediamannya. Mi shil mulai memainkan gelas2 kristalnya untuk menenangkan syarafnya. Sementara itu, Deok Man berpakaian untuk upacara. Tiba2 Mi Shil memecahkan sebuah gelas kristal dan menjadi murka, ia memecahkan semua gelasnya.

Deok Man terserang gugup lagi saat Kim Yu Shin datang menemuinya dan melihat Deok Man sedikit gugup. Kim Yu Shin bertanya mengapa Deok Man gemetar ketakutan. Kim Yu Shin berkata bahwa orang yang berdiri di sampingnya adalah sang Putri yang telah mengalahkan Mi Shil dan memintanya untuk tenang. (Tirza: just hold her hand, Yu Shin Rang..oh..please..)

Deok Man meyakinkan dirinya sendiri di kaca. Mi Shil membedaki wajahnya di depan kaca. Seol Won masuk dan melihat pecahan kristal di lantai. Mi Shil berkata dengan kalem, mereka harus menemui Putri Raja pada hari pertama pengangkatannya. Kemudian bertanya apa ia kelihatan cantik. Mi Shil terlihat sedikit kurang waras. Seol Won menjawab tentu saja Mi Shil cantik dan heran mengapa Mi Sil bertingkah demikian.

Saat Deok Man berjalan di koridor, ia bertemu Mi Shil. Mereka saling memberi salam. Mi Shil mengucapkan selamat atas pengangkatan Putri. Deok Man berterima kasih karena Mi Shil adalah orang yang memungkinkan itu semua terjadi. Mi Shil heran mengapa dia. Deok Man berkata saat mereka merancang untuk menipu Mi Shil, Mi Shil adalah tutor bagi Deok Man. Deok Man belajar banyak darinya dan akhirnya dia dapat memperoleh statusnya kembali sebagai Putri Raja. Mi Shil dapat melihat Deok Man gemetar ketakutan. Mi Shil mengambil tangan Deok Man dan mencoba menenangkan Deok Man sebagai orang yang lebih tua. Mi Shil berkata Deok Man sudah memperlihatkan ketakutannya. Kemudian Deok Man mulai menguasai dirinya.

Deok Man : Kau sungguh lancang!!

Mi Shil kaget dengan kemarahan Deok Man. Deok Man berbicara dengan nada lebih superior dari Mi Shil yang memperlihatkan posisinya yang sebenarnya. Seol Won dan semua melihatnya.

Deok Man : Bagaimana kau begitu lancang dan tidak hormat menyentuh tangan seorang Seonggol?

Deok Man menarik tangannya dari Mi Shil, kemudian pergi dan melewati Mi Shil dengan dingin dan hampir menyapu Mi Shil dari jalannya dan tidak memperlihatkan rasa hormat pada Mi Shil. Mi shil teringat bahwa Raja Jinpyeong sudah menyatakan Deok Man sebagai putrinya Putri Raja Silla. Rakyat yang bersorak untuknya. Mi Shil merasa dia diinjak-injak oleh Deok Man.

Pungwolju (pemimpin hwarang) mengumumkan kehadiran Penguasa Hwarang, yaitu Deok Man. Pungwolju dan para kapten Hwarang menyatakan kesetiannya pada Putri Deok Man saat ia memberikan bendera Hwa Rang pada Deok Man. Deok Man menerima benderanya lalu menyatakan sebagai penguasa Hwa rang. Bo Jong dan Seok Bum terlihat tidak senang. Deok Man berkata semua nangdo akan dinilai sama, dan mereka akan dites di "Bijae" untuk diputuskan.

Hwarang harus membangun semangatnya dan kekuatannya agar terus berkembang. Deok Man menyatakan bahwa Al Cheon dan resimen Bi Cheon Ji Do akan menjadi penjaga Istananya. Al Cheon dengan senang menerima bendera Hwa Rang dan bersumpah setia pada Deok Man. Bo Jong disingkirkan. Im Jong dan Kim Yu Shin senang melihat semuanya.

Mi Shil kembali ke kediamannya dan mengeluarkan kemarahannya dan melukai jarinya. Seol won Rang berusaha menghentikannya dan Mi shil meminta Seol Won untuk pergi dan menemukan Wyol Cheon dengan cara apapun. Mi Shil berkata apapun yang dilakukan Wyol Cheon akan melibatkan Al Cheon dan Kim Yu Shin. Mi Shil minta mereka diikuti. Seol Won mengerti dan minta Mi shil mengobati lukanya. Mi Shil tidak memusingkan lukanya dan memerintah jika Wyol Cheon tidak dapat ditangkap maka ia harus dibunuh, karena ia tidak mau menggunakan Wyol Cheon yang sudah berkhianat pada Deok Man.

Bi Dam datang ke Hwa Rang dan mengagumi dekorasinya. Bi Dam berkata bahwa 10 kapten Hwarang duduk di meja bundar (Tirza: like Arthur and his 10 warriors he..he). Bi Dam memuji Deok Man sangat cocok mengenakan pakaian Putri. Al Cheon menegur Bi Dam yang melihat langsung ke mata Deok Man. Bi dam berkata ia benar2 tertipu oleh Deok Man dan strateginya luar biasa. Al Cheon mengingatkan Bi Dam. Deok Man minta maaf pada Bi Dam. Demi menipu Mi Shil, dia tidak punya pilihan kecuali melakukan itu. Bi Dam juga mengakui bahwa dia sudah melakukan yang ia harus lakukan dan ia juga kehilangan Mi Shil tapi dia...Al Cheon memelototi Bi Dam dan Bi Dam melanjutkan dia dibohongi Deok Man, dan bagaimanapun itu luar biasa. Deok Man percaya Bi Dam dapat melakukannya dan ia berterima kasih padanya dan menyesal dengan apa yang telah ia lakukan.

Bi Dam heran Deok Man meminta maaf. Kemudian Bi Dam ingin tahu bagaimana Deok Man dapat membujuk Wyol Cheon. Kim Yu shin dan Al Cheon juga ingin tahu.

Deok Man berkata agenda utama adalah Al Cheon dan Kim Yu Shin harus membawa Wyol Cheon ke Seorabeol. Mereka menurutinya dan mengirim pesan pada Bo Gya Hoe. Saat mereka pergi, Bi Dam tinggal sendirian dengan Deok Man. Bi Dam berkata bahwa orang yang berkuasa tidak perlu mengatakan terima kasih dan maaf pada seseorang dengan mudahnya. Deok Man tersenyum saat Bi Dam pergi.

Kim Yu Shin dan Al Cheon mengumpulkan Yonghwa Hyangdo dalam misi rahasia dan seperti biasa dikuntit oleh Bo Jong dan Seok Bum. Deok Man menyatakan idenya pada Raja Jinpyeong yang berkata itu tidak dapat diterima. Kim Seo hyeon bertanya bagaimana dia dapat melepaskan kekuasaan surgawinya setelah ia memenangkannya dari Mi Shil. Raja ingin tahu alasan Deok Man. Ini demi Silla kata Deok Man. Raja heran apa yang direncanakan Deok Man.

Ratu Maya juga kaget tapi Putri Man Myeong benar2 yakin bahwa dia berniat melepaskan otoritasnya. Ratu Maya tidak mengerti karena Deok Man mendapatkan otoritasnya dengan susah payah dari Mi Shil. Putri Man Myeong bertanya apa karena Deok Man sudah hidup terlalu lama dengan orang biasa jadi dia tidak dapat berpikir demi kepentingan Keluarga Raja. Sementara itu Wyol Cheon sangat senang karena ia telah menyelesaikan gambar rancangan arsitektur yang diminta Deok Man.

Saat dalam perjalanan, Joo Bang minta ijin buang air kecil dan Yu Shin mengijinkannya. Joo Bang dan Go Do pergi dan tertangkap oleh orang2 Bo Jong dan diikat. Kim yu Shin dan Al Cheon menunggu mereka, akhirnya Yu Shin dkk curiga dan akhirnya menemukan keduanya terikat. Yu Shin sadar Wyol Cheon dalam bahaya. Ini strategi memancing harimau turun dari gunung (strategi ke-15 dari 36 strategi). Ini bertujuan untuk mengalihkan perhatian.

Al Cheon dan Yu Shin lari ke tempat Wyol Cheon. Bo Jong dan Seok bum datang pertama kali dan membawa Wyol Cheon. Wyol Cheon kaget melihat mereka. Saat mereka menyeret Wyol Cheon, rancangan Wyol Cheon tertinggal di meja. Al Cheon dan Kim Yu shin datang tepat waktu. Mereka terlibat pertempuran. Saat mereka bertempur, Bo Jong dan Seok Bum membawa lari Wyol Cheon. Yu Shin melihatnya dan mengejar mereka.

Kim Yu Shin menahan mereka dan menantang duel, tapi Seok Bum mengarahkan pedang ke Wyol Cheon dan minta Yu Shin untuk menyerah. Yu Shin melemparkan pedangnya, saat Bo Jong mendekatinya. Yu shin meraih pedangnya lagi dan berkelahi dengan Bo Jong. Yu Shin melewati Bo Jong. Yu Shin menghadapi Seok Bum, mematahkan pedangnya dan meminta Seok Bum menurunkan pedangnya. Seok Bum menantang Yu Shin untuk membunuhnya. Bo Jong mengarahkan pedang ke arah Kim Yu Shin dan berkata ini perintah Mi Shil. Kim Yu Shin berkata ini perintah Putri Deok Man, Kim Yu Shin memperingatkan mereka jika mereka tidak menyerah, dia akan menganggap mereka melawan perintah Putri Deok Man. Salah satu kode etik Hwarang adalah menghormati Penguasa Hwa Rang yaitu Putri Deok Man dan bukan Mi Shil. Bo Jong berkata bahwa Yu Shin sudah mulai besar kepala setelah menang darinya waktu di distrik Iseo. Bo Jong mengajak duel, sekarang siapa yang akan menang.

Al Cheon dan semuanya menyusul dan berkata bagaimana mereka berani melakukan ini. Kim Yu Shin berkata mereka mematuhi perintah Putri Deok Man. Kim Yu Shin berkata bahwa pemenangnya sudah kelihatan. Bo Jong merasa kalah dan memasukkan lagi pedangnya. Al Cheon mengawal wyol Cheon. Bo Jong berkata, tidak peduli dimana mereka akan menyembunyikan Wyol Cheon, akan tiba saatnya Bo Jong akan dapat membunuhnya.

Deok Man melihat rancangan arsitektur Wyol Cheon yang akan menjadi Cheomseongdae observatorium. Deok Man berkata pada dirinya sendiri, bahwa ia harus membangunnya. Deok Man teringat saat ia meyakinkan Wyol Cheon bahwa saat itu adalah terakhir kalinya ia menggunakan perhitungan gerhana matahari untuk kepentingan pribadinya. Wyol Cheon mempercayainya dan ia telah berjanji.

Deok Man mengadakan sidang untuk Mi Shil dan Para Menteri. Mi Shil bertanya mengapa mengadakan sidang. Deok Man berkata bahwa hal pertama yang menjadi tugasnya adalah dia perlu mengungkapkan sesuatu di sidang ini.

Deok Man : Sekarang, aku Putri Deok Man akan melepaskan otoritasku yang berhubungan dengan surga yang ada bersamaku kemudian aku akan menghapus semua posisi untuk pemujaan di kuil dan akan menyebarkannya dan akan melanjutkannya dan akan memperluas pengetahuan untuk semua orang. Mi shil kaget dengan pernyataan Deok Man. Deok Man memanggil Pendeta Wyol Cheon ke ruang sidang dan Mi Shil shock melihat Wyol Cheon memasuki ruang sidang dengan jubah kebesarannya dengan rancangan arsitektur Cheomseongdae dikawal oleh Kim Yu Shin. Mi Saeng kaget melihat Wyol Cheon muncul dalam sidang. Wyol Cheon memberi salam pada Deok Man dan menyerahkan rencana pada Deok Man.

Deok Man membukanya dan menempelkan cetak biru itu ke papan agar semua dapat melihatnya. Mi Shil benar2 tidak tahu bagaimana mengantisipasinya.

Deok Man berkata bahwa observatorium ini akan mencatat semua fenomena penting kuil dan dibangun untuk semua orang agar orang2 dapat mengobservasi langit. Dia berniat membangun observatorium itu untuk menciptakan sistem kalenderisasi. Deok Man memberi nama bangunan itu Cheomseongdae (Menara untuk melihat bintang) untuk tujuan itu. Deok Man memilih Wyol Cheon sebagai arsitek observatorium ini.

Wyol Cheon menerangkan ke 24 batu di tingkat pertama dari 12 batu besar diletakkan dalam bentuk kotak seperti 12 bulan dalam satu tahun. Menara terdiri dari 365 batu granit yang mewakili 365 hari dalam satu tahun. Bagian atas, ada 8 batu persegi yang diatur rangkap 2 mewakili seperempat hari yang akan mewakili jumlah hari dalam setahun. Dalam menara ada jendela di tengah dengan 12 anak tangga ke atas dan ke bawah berarti 12 bulan yang berarti 24 musim dalam kalender bulan. (Tirza: confusing..)

Sebenarnya hanya ada 362 batu di Cheomseongdae. Jendelanya tepat menghadap ke selatan, membuat sinar matahari terpantul tepat di dasar Cheomseongdae pada musim semi dan gugur dan menghilang saat musim dingin dan panas.

Deok Man berkata dengan observatorium ini ia akan menyebarkan pengetahuan pada rakyat Silla dan agar tak seorangpun mengambil keuntungan dari pengetahuan astronomi ini dan menyebarkan ketakutan. Deok Man tersenyum dan melihat Mi shil.

Mi Shil bertemu secara pribadi dengan Deok Man. Mi Shil berpikir Deok Man bodoh dan berpikir bahwa kata2 dibagi menjadi vertikal dan horisontal. Mi Shil menjelaskan pembagian Korea menjadi 3 negara Baekje, Goguryeo, dan Silla kemudian di Silla ada bagian Deok Man dan Mi Shil. mereka membagi dunia secara horizontal menjadi 2 yaitu penguasa dan rakyat. Maka Deok Man dan Mi Shil ada di posisi yang sama kerena mereka berkuasa. Jika Deok Man mengambil otoritas surgawi darinya maka Deok Man seharusnya menyimpannya saja. Deok Man berkata bahwa ada kalanya dimana kekuasaannya juga akan diambil oleh orang lain.

Mi Shil bertanya apa Deok Man melepaskannya karena takut kemungkinan itu. Deok man berkata bukan karena takut tapi ia akan mengembalikan semua hak pada rakyat. Mi Shil berkata itu tetap sama dengan membuang otoritasnya, bagaimana ia dapat memerintah jika ia membuang otoritasnya. Mi Shil mengajar Deok Man mengenai politik peperangan yang memiliki aturan mainnya sendiri. Deok Man terlihat ragu. Mi shil bertanya apa dasar yang akan diterapkan Deok Man untuk memerintah negrinya. Mi Shil melanjutkan melempar pertanyaan dan Deok Man terus mencari jawaban sendiri. Mi Shil menginginkan jawaban dan Deok Man menjawabnya dengan kebenaran dan ketulusan. Mi Shil tertawa dan apa maksud Deok Man dengan kebenaran.

Mi Shil berkata bahwa rakyat hidup dalam khayalan mereka. Kebenaran apa yang akan diberikan Deok Man pada rakyat. Mi Shil berkata bahwa memang kenyataannya ia tidak memiliki kekuatan mistik, apa itu maksud dari kebenaran yang disebut Deok Man. Deok Man berkata bahwa ilmu pengetahuan adalah dasar dari fakta logis dan dirumuskan untuk mendapat kebenaran yang logis sebagai jawabannya. Deok Man berkata Mi Shil menggunakan pengetahuan science dan matematik dan membuatnya menjadi fantasi mistik bahwa kau memiliki kehendak langit. Mi shil berkata rakyat menginginkan mistikal fantasi ini. Mi Shil berkata mereka menginginkan seseoramg yang superior, sehingga dia tetap bertahan karena permintaan yang mereka ajukan dari kekeringan dan banjir, ini mengapa dia dapat menguasai mereka.

Deok Man berkata ia tidak akan melakukan itu. Ia akan memberikan harapan pada rakyat. Mi shil meragukan yang disebut harapan.

Mi Shil : "Yang Mulia, apa anda tahu betapa menakutkannya rakyat itu?"
Deok Man : "Mena..menakutkan?"

Mi Shil : Rakyat dan inspirasi benar2 mimpi buruk. Apa Anda tahu betapa menakutkannya?
Deok Man : Tidak, aku tidak memiliki ketakutan itu. Rakyat yang memiliki harapan akan memiliki penghidupan lebih baik, makanan yang lebih baik, itu adalah harapan dan bukan fantasi dan impian.

Mi shil : Rakyat tidak mau tahu alasan mengapa tidak ada hujan. Rakyat tidak ingin mengerti mengapa ada fenomena gerhana matahari. Mereka hanya berharap orang lain melakukannya untuk mereka untuk memberikan hujan dan mencegah gerhana matahari. Apakah pemikiran bodoh ini benar2 diluar kemampuan mereka.
Deok Man : Ini karena mereka tidak memiliki pengetahuan untuk mengerti.

Mi Shil : ya, mereka tidak mengerti dan tidak mau mengerti. Mereka bahkan tidak tahu apa yang mereka inginkan untuk dirinya sendiri.
Deok Man : Rakyat perlu mengerti sistem kalender. Mereka akan mengerti musim dan akan mampu menanam sesuai dengan musim. Jika ini dilakukan, mereka mungkin tidak tahu mengapa hujan tapi mereka mampu menggunakan hujan untuk menumbuhkan tanamannya. Langkah2 kecil ke depan adalah harapan bagi mereka.

Mi Shil : Seperti yang kau tahu, untuk mendapatkan kepandaian, tidak mudah dan membawa penderitaan, jadi untuk mereka untuk meraih pengetahuan ini akan membuktikan kesulitan bagi rakyat.
Deok Man : Harapan mampu mengatasi hambatan dan kesulitan sehingga mereka akan bersyukur dan rakyat akan memiliki inspirasi kemudian Silla akan kuat. Aku dan teman2ku akan menciptakan era baru untuk Silla.

Deok Man : Apa yang kukatakan sekarang itu benar atau salah?
Mi Shil : Yang Mulia. Aku Mi shil membicarakan mengenai keinginan rakyat tentang fantasi mistik dan Anda membicarakan mengenai menggapai harapan tapi bagaimanapun yang disebut harapan...yang disebut mimpi...sejujurnya adalah fantasi yang kejam untuk dicapai. Yang Mulia jika dibandingkan dengan ini Mi Shil lebih memiliki strategi.

Deok Man berkata dalam hati : Ya, itu mungkin benar mungkin seharusnya aku..tapi bagaimanapun...

Deok Man dan Mi Shil saling bertatapan.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda